Dalam kehidupan manusia, kebutuhan akan air yang bersih sangat menunjang aktifitas manusia. Kandungan air pada tubuh orang dewasa sekitar 55-56%/BB, untuk anak-anak sekitar 65% dan untuk bayi sekitar 80%. Oleh sebab itulah air yang dikonsumsi harus memenuhi syarat khususnya dari bakteri-bakteri yang mengganggu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kandungan bakteri coliform pada air minum dalam kemasan dengan metode MPN (Most Probable Number) Ragam I. Dalam penelitian ini sampel diambil dari enam jenis air minum dalam kemasan (AMDK) A, B, C, D, E dan F yang dijual di kota Bengkulu. Penelitian dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa air minum dalam kemasan A, B, C, D, E dan F yang dijual di Kota Bengkulu tidak mengandung cemaran bakteri Coliform sehingga dapat dikonsumsi dengan aman.
Copyrights © 2016