VoIP seperti halnya aplikasi realtime lainnya menuntut jaminan layanan minimum yang harus dipenuhi, jaringan berbasis IP biasa / jaringan internet saat ini tidak mampu memberikan jaminan itu karena sifatnya yang hanya memberikan Besteffort Service. Masalah pokok kualitas VoIP yang jelek sebenarnya tergantung pada kestabilan bandwith bagi traffic VoIP dan sensitifitasnya terhadap degradasi performansi jaringan seperti delay, jitter dan packet loss.(Shu Tao ; et al ,2005). Permasalahan mengenai kualitas VoIP yang jelek di atas dihadapi pula oleh PT.Aplikanusa Lintasarta, keterbatasan bandwidth akses yang dimiliki pelanggan telah menjadi masalah utama kualitas VoIP pada saat ini, upgrade bandwidth jaringan akses tidak menjadi referensi solusi. Proses pembahasan ini meliputi : analisa jaringan akses, pengukuran utilisasi bandwidth jaringan akses, analisa traffic data dan uji korelasi perubahan setting codec dan payload pada perangkat VoIP terhadap konsumsi bandwidth. Hasil ini adalah sebuah model sistem pengujian perangkat VoIP gateway dalam hal pengujian konsumsi bandwidth VoIP dan referensi standar setting codec dan payload yang paling efesien dalam konsumsi bandwidth.
Copyrights © 2007