Klien seorang anak perempuan berusia 10 tahun mengalami retadasi mental ringan. Asesmen yang dilakukan untuk mengdiagnosis klien dilakukan dengan metode observasi, wawancara dan tes inteligensi menggunakan skala Weshcler. Hasil asesmen mengindikasikan klien memiliki IQ =62 dan memiliki perilaku malaadaptif yaitu kurang memiliki kemampuan berkomunikasi, sosial, kemampuan akademik yang berkembang lambat. Intervensi yang digunakan dengan memberikan terapi perilaku yaitu ABA (Applied Behavior Analysis) yang berfokus untuk meningkatkan komunikasi dengan menggunakan expressive language. Pada intervensi ini diharapkan akan mampu menambah perbendaharaan kata, mampu meningkatkan kemampuan berkomunikasi dan berinteraksidengan orang lain. Hasil intervensi menunjukkan kurang efektif, karena keluarga kurang memberikan perhatian dan dukungan untuk perubahan klien menjadi lebih baik.
Copyrights © 2014