Komunitas posyandu ibu di RW 002 adalah komunitas posyandu yang memiliki anggota yang berusia sekitar 20-30 tahun dan rata-rata memiliki anak yang berusia balita. Terdapat permasalahan pada komunitas posyandu tersebut yakni para anggota posyandu masih kebingungan bagaimana mengasuh anak tanpa melibatkan kekerasan baik secara verbal maupun fisik. Mereka ingin anak mereka patuh namun ketika anak memberontak tidak jarang ibu mulai berteriak, menjewer, atau mencubit. Jika ini dibiarkan terus menerus maka akan menimbulkan kebiasaan pada ibu untuk melakukan kekerasan. Asesmen dilakukan dengan cara wawancara dan observasi serta pemberian pretest dan postest untuk mengetahui sejauhmana pemahaman ibu dalam mengasuhanak. Intervensi dilakukan dengan memberikan psikoedukasi tentang pengasuhan anak agar ibu tidak terlalu mudah melakukan kekerasan pada anak. Intervensi dilakukan sebanyak tiga sesi yaitu sesi pengenalan intervensi, sesi pemberian materi dan evaluasi. Hasil dari pemberian psikoedukasi adalah sebagian besar anggota posyandu mulai memahami tentang pengasuhan anak dan bersedia untuk melakukan pengasuhan yang baik tanpa melibatkan kekerasan.
Copyrights © 2017