Subyek adalah seorang anak laki-laki berusia 17 tahun. Berdasarkan hasil asesmen dengan metode wawancara dan observasi diperoleh hasil bahwa subyek mmeiliki perilaku merokok. penyebab dari perilaku subyek adalah karena adanya perilaku modelling yaitu ayah yang seorang perokok berat dan pengaruh lingkungan dari teman-teman sekolah subyek. intervensi dilakukan menggunakan teknik restrukturisasi kognitif. Intervensi yang dilakukan terdiri dari tujuh sesi restrukturisasi kognitif. Setelah dilakukan intervensi yang diberikan oleh terapis serta terdapat perubahan pada perilaku subyek. Perubahan positif tersebut dapat tercapai orang tua subyek sangat mendukung dan kooperatif dalam memantau perilaku subyek serta adanya komunikasi yang hangat sehingga membuat subyek merasa nyaman dan bersedia menuruti aturan-aturan.
Copyrights © 2014