Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang bertujuan untuk: 1) Mendeskripsikan alih kode dan campur kode Bahasa Toraja dengan bahasa Indonesia pada siswa kelas X SMK Kristen Palopo, 2) Faktor yang menyebabkan siswa melakukan alih kode dan campur kode bahasa Toraja dan bahasa Indonesia, dan dampak terhadap proses belajar mengajar mata pelajaran bahasa Indonesia. Data penelitian ini adalah data langsung yang bersifat alamiah tanpa ada proses pemberian tindakan terhadap sumber data atau objek. Sumber data dalam penelian ini adalah siswa kelas X SMK Kristen Palopo. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan: 1) alih kode dan campur kode bahasa Toraja dengan bahasa Indonesia yaitu penyisipan unsur kata, frasa dan klausa, 2) faktor-faktor yang menyebabkan masyarakat melakukan alih kode dan campur kode, yaitu faktor linguistik terjadi karena padanan bahasa Toraja kurang padanan katanya dan faktor nonlinguistik, yaitu kesantaian bahasa, lebih mengakrabkan, dan kebiasaan, dan 3) dampak yang menyebabkan alih kode dan campur kode, yaitu dampak negatif dan positif dalam pengajaran bahasa Indonesia. Secara tidak sadar dampak negatif pada siswa diajarkan pada kaidah-kaidah bahasa daerah kedalam bahasa Indonesia. Sedangkan dampak positif terjadi dalam hal penyampaian materi yang cepat dimengerti dibandingkan dengan menggunakan bahasa Indonesia
Copyrights © 2022