Disposisi matematis siswa sangat rendah, hal ini disebabkan karena pembelajaran yang dilakukan saat ini cenderung hanya berpusat pada guru yang menekankan proses prosedural, tugas latihan, dan kurang memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan kemampuannya. Pembelajaran matematika tidak hanya berkaitan tenang konsep prosedur dan aplikasinya saja tetapi juga terkait dengan pengembangan minat dan ketertarikan terhadap matematika. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian quasi experiment dengan bentuk desain one group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V di SD Muhammadiyah Metro Lampung yang sudah dikelompokkan menjadi tiga kelas penentuan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah intrumen non tes berbentuk angket. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa peningkatan disposisi matematis pada pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan Teknologi Komputer meningkat.
Copyrights © 2022