Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe GI berbantuan media lingkungan sosial budaya dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Gugus II Tampaksiring Tahun Ajaran 2012/2013. Untuk itu digunakan pendekatan Eksperimen dengan rancangan “Nonequivalent Control Group Desain” yang dilaksanakan dalam 6 kali pertemuan dan 1 kali post test. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SD kelas IV SD Gugus II Tampaksiring Tahun Ajaran 2012/2013 yang berjumlah 182 siswa. Sampel ditentukan dengan teknik Random Sampling yang meliputi SD N 3 Tampaksiring berjumlah 39 siswa sebagai kelas eksperimen dan SD N 6 Tampaksiring dengan jumlah 35 siswa sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data menggunakan tes yaitu tes hasil belajar, kemudian data dianalisis dengan teknik t-test. Hasil analisis menunjukkan thitung=5,63 dan pada taraf signifikan 5%. Dengan dk= 72 didapat ttabel=2,00. Berdasarkan kriteria pengujian thitung > ttabel (5,63 >2,00) maka HO ditolak dan Ha diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPS yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model kooperatif tipe GI berbantuan media lingkungan sosial budaya dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional. Hal ini berarti terdapat pengaruh pembelajaran kooperatif tipe GI terhadap hasil belajar IPS. Kata kunci: Group Investigation, Lingkungan Sosial Budaya, Hasil Belajar IPS
Copyrights © 2013