WIDYATAMA
Vol 19, No 2 (2010)

Diglosia dalam Penerjemahan: Suatu Tinjauan Ringkas

Hastuti, Endang Dwi (Unknown)



Article Info

Publish Date
03 Jul 2013

Abstract

Diglosia dalam Penerjemahan: Suatu Tinjauan Ringkas Endang Dwi Hastuti Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Universitas Veteran Bangun Nusantara, Jl.Letjen Sujono Humardani No.1,  Sukoharjo 57521.Tel. +62-0271-593156, fak +62-0271-591065 Abstrak Fenomena kebahasan dalam masyarakat multibahasa selalu menarik  untuk dikaji. Salah satu fenomena tersebut adalah diglosia, yaitu  penggunaan ragam atau bahasa tinggi (H) dan rendah (L) yang ditentukan oleh fungsinya. Ragam H digunakan  dalam situasi-situasi resmi, sedangkan ragam L digunakan dalam aktivitas sehari-hari. Ada beberapa kriteria diglosia, diantaranya adalah fungsi, prestise, warisan karya sastra, pemerolehan, pembakuan, stabilitas,  dan leksikon. Dalam kaitannya dengan bilingualisme, jenis-jenis diglosia dapat dipetakan dengan suatu kuadran. Penerjemahan situasi diglosik yang terkandung dalam karya sastra ternyata menimbulkan kesulitann bagi penerjemah. Kata-kata kunci: Diglosia, Ragam H, Ragam L, Kuadran, Situasi diglosik.              

Copyrights © 2010