Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Latar belakang terjadinya sanksi kasepekang kepada warga di desa adat/pakraman Tukadmungga, (2) Jenis-jenis sanksi kasepekang yang dijatuhkan kepada warga di desa adat/pakraman Tukadmungga, (3) Kasepekang yang dijatuhkan kepada warga di desa adat/pakraman Tukadmungga ditinjau dari awig-awig desa adat/pakraman Tukadmungga. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ditentukan secara Purposive melalui snowball sampling, yang meliputi:, (1) Warga desa Tukadmungga, (2) Aparatur pemerintah desa (desa dinas), (3) Pengurus (prajuru) desa pakraman, (4) Tokoh masyarakat desa adat/pakraman Tukadmungga dan (5) Ketua Majelis Madya. Data dikumpulkan dengan menggunakan: (1) metode observasi;(2) metode wawancara; (3) metode dokumentasi dan (4) metode kepustakaan. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data deskriptif kulitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1) latar belakang terjadinya sanksi kasepekang kepada warga di desa adat pakraman Tukadmungga disebabkan karena warga melakukan pelanggaran terhadap awig-awig dan sifatnya membangkang sehingga dikenakan sanksi kasepekang; (2) jenis-jenis sanksi yang dijatuhkan kepada warga desa adat pakraman Tukadmungga diklasifikasikan menjadi 2 golongan yakni sanksi kasepekang ringan dan sanksi kasepekang berat; (3) kasepekang yang dijatuhkan kepada warga di desa Tukadmungga ditinjau dari awig-awig desa adat pakraman Tukadmungga perlu adanya ketegasan di dalam menjatuhkan sanksi adat kasepekang agar eksistensi awig-awig tetap terjaga keberadaannya. Kata Kunci: Sanksi Kasepekang, Hukum Adat, Desa Pakraman.
Copyrights © 2014