Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan kemampuan berpikir kreatif antara kelompok siswa yang belajar menggunakan metode LTT dengan kelompok siswa yang belajar menggunakan metode direct instruction. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan pretest-posttest nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Seririt tahun pelajaran 2013/2014, yang terdiri atas 283 siswa. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 73 orang siswa yang dipilih dengan teknik simple random sampling. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan Anava satu jalur. Sebagai tindak lanjut dari Anava, digunakan Least Significant Difference (LSD) untuk menguji signifikansi perbedaan skor rata-rata tiap kelompok perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan berpikir kreatif yang signifikan antara kelompok siswa yang belajar menggunakan metode LTT dengan kelompok siswa yang belajar menggunakan metode direct instruction (F = 59,098; p
Copyrights © 2014