Kurikulum 2013 menuntut guru untuk menerapkan penilaian otentik. Sekarang yang menjadi permasalahan adalah apakah guru telah menerapkan penilaian otentik dengan baik atau belum. Menanggapi situasi tersebut, penelitian deskriptif ini bertujuan untuk menganalisis penerapan penilaian otentik dalam pembelajaran bahasa Inggris di SMP. Studi ini menganalisis persepsi pengetahuan guru bahasa Inggris terhadap implementasi penilaian otentik, implementasi penilaian otentik, serta perbedaan persepsi pengetahuan guru bahasa Inggris dan praktik penilaian otentik. Penelitian ini menggunakan pendekatan peneitian kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah tiga orang guru Bahasa inggris yang menerapkan penilaian otentik. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, studi dokumen, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru bahasa Inggris telah mempersepsikan pengetahuan yang cukup terhadap pelaksanaan asesmen otentik. Persentase pengetahuan yang dipersepsikan guru adalah 64%. Guru telah menerapkan empat jenis penilaian otentik yaitu, observasi, penilaian kinerja, penilaian rekan dan diri, dan proyek. Perbedaan ditemukan dalam penerapan penilaian kinerja, penilaian diri, dan portofolio. Temuan ini mengimplikasikan bahwa guru belum secara optimal menerapkan penilaian otentik.
Copyrights © 2021