Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh orientasi etika dan independendence commitment terhadap intensi melakukan whistleblowing dengan moral reasoning sebagai variabel moderasi pada mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik sampel yang digunakan yaitu purposive sampling sehingga diperoleh 272 sampel mahasiswa sebagai responden dalam penelitian ini. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Independence commitment memiliki pengaruh positif signifikan terhadap intensi melakukan whistleblowing, dengan tingkat signifikan yang rendah, orientasi etika tidak berpengaruh terhadap intensi melakukan whistleblowing, dan moral reosing tidak dapat memoderasi hubungan antara dua variabel bebas tersebut terhadap intensi melakukan whistleblowing pada mahasiswa aktif.
Copyrights © 2021