Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah informasi tentang kesehatan reproduksi dapat mempengaruhi intensi perilaku seksual pranikah pada remaja. Hipotesis penelitian ini adalah kelompok remaja yang mendapatkan informasi mengenai kesehatan reproduksi (kelompok eksperimen) memiliki intensi perilaku seksual pranikah lebih rendah daripada kelompok remaja yang tidak mendapatkan informasi kesehatan reproduksi (kelompok kontrol). Sebanyak 24 subjek yang berpartisipasi dalam eksperimen ini dan dibagi menjadi 2 kelompok (kelompok eksperimen dan kelompok kontrol). Proses pembagian subjek menggunakan teknik random assignment. Desain eksperimen yang digunakan adalah pretest posttest control group design. Data diambil dengan menggunakan Skala Intensi melakukan Hubungan Seksual Pranikah dan dianalisa dengan menggunakan teknik U-Mann Whitney. Hasilnya menunjukkan bahwa kelompok eksperimen memiliki tingkat intensi perilaku seksual pranikah yang lebih rendah daripada kelompok kontrol (Z = 4,173; p kurang dari 0,05).
Copyrights © 2012