JIMTEK
Vol 1 No 2 (2020): Juli - Oktober 2020

Pengaruh Temperatur Heater Terhadap Kekuatan Tarik Benang Filamen 75d/36f

Ryzka Listiyorini (Universitas Islam Syekh Yusuf Tangerang)
Harianto Harianto (Universitas Islam Syekh Yusuf Tangerang)
Muhammad Yus Firdaus (Universitas Islam Syekh Yusuf Tangerang)



Article Info

Publish Date
31 Jul 2020

Abstract

Latar Belakang: Semua industri harus bisa memberi pelayanan dari mutu produk yang diproduksi untuk bisa diterima pasar, begitu juga perusahaan yang bergerak dibidang tekstil khususnya benang polyester, yaitu: POY (Partially Oriented Yarn) dan DTY (Draw Textured Yarn), dalam proses pembuatan benang tidak lepas dari kualitas sebagai sasaran utamanya. Metode: peneliti menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAl) yang dianggap dapat menyelesaikan masalah. Tujuan: Dilakukan penelitian pada kekuatan tarik benangpada proses pemanasan (Temperatur Heater) karena merupakan faktor yang menentukan kualitas benang tekstur, sedangkan benang yang akan diteliti yaitu DTY (Draw Textured Yarn). Hasil Penelitian: Temperatur memberikan pengaruh terhadap kekuatan tarik benang dimana temperatur yang digunakan harus disesuaikan dengan nomor benang agar menghasilkan kualitas kekuatan benang yang optimal dan benang tidak mudah rapuh saat diproses kembali menjadi pakaian. Kesimpulan: Terdapat perbedaan kekuatan tarik benang filament 75 d/36f secara signifikan antara temperatur heater 1800C, 1900C dan 2000C.

Copyrights © 2020