Vertical Continuous Tank (VCT) merupakan sebuah tangki yang difungsikan untuk proses pemisahan minyak dengan prinsip pengendapan berdasarkan perbedaan massa jenis. Salah satu fluida yang sangat penting untuk di kontrol adalah minyak (oil layer). Ketebalan oil layer dalam tangki VCT dapat dilihat dengan menggunakan sight glass, namun kondisi dari sight glass ini sangat mudah kotor dan susah dibaca karena lapisan kotoran yang menempel disepanjang kaca, sehingga kinerja operator dalam mengontrolnya menjadi kurang optimal. Untuk menanggulangi hal tersebut, dirancang suatu sistem kontrol yang terdiri dari sensor, kontroler, dan indikator. Sistem dibuat menggunakan 2 buah sensor ultrasonik HC-SR04 yang teintegrasi dengan 2 bandul yang bergerak naik turun didalam sebuah chamber, nilai pengukuran didapatkan dari selisih jarak pembacaan sensor ultrasonik terhadap bandul yang diletakkan pada bagian lapisan minyak teratas dengan massa jenis 765,58 kg/m3 dan lapisan terbawah dengan massa jenis 950 kg/m3. Informasi jarak dari sensor tersebut akan menjadi masukan dan diolah oleh Arduino Uno yang berfungsi sebagai mikrokontroler. Arduino diprogram untuk merespon perubahan oil layer yang ada di tangki VCT, pada saat oil layer mencapai set point yang telah ditentukan maka lampu indikator dan sirine akan menyala sesuai dengan perintah program yang dibuat. Perubahan jarak dari sensor akan diolah oleh arduino untuk dikonversikan menjadi keluaran data digital yang ditampilkan secara langsung pada liquid crystal display I2C dan tersimpan dalam bentuk data logger. Untuk mengetahui pengaruh dan keakuratan sistem, dilakukan perbandingan diambil 30 sampel secara acak hasil pengukuran oil layer secara manual dan membandingkannya dengan hasil pengukuran alat, serta data kandungan minyak pada sludge underflow sebelum dan setelah pemasangan sistem. Berdasarkan perbandingan kedua hasil pengukuran didapatkan selisih rata-rata pengukuran sebesar 2,66 cm dengan persentase keakuratan mencapai 90,94%, serta sistem yang dibuat mampu menurunkan kandungan minyak pada sludge underflow sebesar 1,586%.
Copyrights © 2022