Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisa bagaimana manajemen kelasinklusif di SDN Ketintang II Surabaya ditinjau dari manajemen lingkungankelas secara fisik. Metode pengumpulan data adalah dengan observasi danwawancara. Sumber data penelitian ini adalah guru dan siswa kelas IV SDNKetintang II Surabaya. Sedangkan analisis dimulai dengan reduksi data,display data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkanbahwa manajemen kelas inklusif dilihat dari manajemen lingkungan fisiksudah baik. Hal ini dapat dilihat dari furnitur kelas yang diatur sesuaitempatnya, ventilasi dan pencahayaan kelas cukup baik, serta pengaturantempat duduk berbentuk lajur, 2 lajur untuk reguler dan 2 lajur untuk ABK,dan ketika pembelajaran klasik berbentuk U. Namun dari segi manajemenkursi siswa, tidak ada pengelompokan berdasarkan kompetensi ABK.Dengan kata lain, semua ABK diajarkan oleh GPK (Guru PendampingKelas). Manajemen siswa ABK harus diklasifikasikan berdasarkankompetensi mereka sehingga akan memudahkan guru dalam mengajar.
Copyrights © 2018