Keterlibatan pekerja perempuan di tambang kapur mengandung dua sisi. Selain mengukuhkan kehadiran perempuan di ruang publik, di sisi lain juga memberikan potret kerentanan perempuan dalam pekerjaan berat yang beresiko bersama dengan pekerja laki-laki. Penelitian ini bertujuan untuk memotret kegiatan kaum perempuan dalam pekerjaan tambang kapur di Desa Mangkung Kecamatan Praya Barat Kabupaten Lombok Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis gender. Temuan yang diperoleh, perempuan pekerja tambang kapur melakukan empat jenis pekerjaan yakni mengeluarkan batu kapur setelah pembakaran, penyiraman dan pengguguran kapur, pengemasan kapur, dan pemasaran kapur ke tempat tujuan. Dalam empat proses ini, resiko keselamatan dan kesehatan perempuan tinggi. Untuk itu, pekerja perempuan harus menggunakan alat keselamatan kerja dan memiliki jam istirahat yang cukup. Kata Kunci: pekerja perempuan, tambang kapur, keselamatan kerjaABSTRACT The involvement of female in limestone mines has two sides. It is an affirmation of women in public sphere, but on the other hand women are vulnerable to the risk of such back-breaking work along with male miners. This article portrays female miners in the limestone mines in Mangkung Village, West Praya District of Central Lombok from the perspective of gender studies. Result shows women miners are responsible for four kinds of jobs, namely: taking the limestone out of the stove, limestone watering and dropping, packaging, and distributing the lime to the marketplace. During those processes, female workers are open to injury and harm. Therefore a proper health and safety policy, risk assessments and safety precautions should be taken into consideration in order to eliminate the risk. Keywords: female workers, limestone mines, work health and safety
Copyrights © 2020