Salah satu indikator kesehatan DAS adalah debit puncak. Debit puncak yang tinggi menggambarkan tingkat kerusakan suatu DAS, Kerusakan suatu DAS akan menyebabkan terjadinya banjir pada musim hujan dan kekeringan pada musim kemarau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besaryna nilai koefisien limpasan DAS Jenelata dengan metode U. S. Forest Service berdasarkan tutupan lahan dan untuk mengetahui nilai debit puncak DAS Jenelata. Penelitian ini menggunakan metode Rasional untuk mengetahui debit puncak DAS Jenelata. Metode Rasional menggunakan 3 variabel yaitu faktor koefisien limpasan (C), intensitas hujan (I) dan luas daerah aliran Sungai (A). Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai koefisien limpasan yang diperoleh dari metode U. S. Forest Service adalah sebesar 0,39. Nilai tersebut menunjukkan bahwa 39% hujan yang jatuh di wilayah DAS Jenelata akan menjadi aliran permukaan dan tergolong dalam klasifikasi sedang. Debit puncak terendah di DAS Jenelata terjadi pada tahun 1999 yaitu 205,64 m3/detik dengan intensitas hujan 8,52 mm/ dan debit puncak tertinggi yaitu 408,85 m3/detik terjadi pada tahun 2015 dengan intensitas hujan 16,94 mm/jam.
Copyrights © 2022