Secara tidak langsung gaya hidup budaya urban (budaya perkotaan) menuntut masyarakatnya untuk mengkonsumsi berbagai hal baik dari jasmanimaupun rohani. Wanita urban dengan karakternya yang mobile dan sangat menjaga hubungan sosialnya, dituntut untuk lebih menjaga penampilan.Terlebih saat ini pengaruh media dan perkembangan teknologi yang membuat wanita lebih update terhadap tren yang terjadi secara global. Maka dariitu, perkembangan perhiasan kontemporer dengan penerapan metode personalisasi diharapkan dapat menstimulasi pola pikir yang secara emosionallebih menghargai produk yang digunakannya. Hal ini dapat dilakukan dengan cara personalisasi oleh para konsume yang menimbulkan ikatan emosipada produknya sehingga mengurangi konsumsi berlebihan.
Copyrights © 2014