Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh komposisi subsoil dengan pupuk kandang ayam serta konsentrasi Pupuk Organik Cair (POC) yang berpengaruh paling baik terhadap pertumbuhan bibit kopi robusta asal Sidikalang. Percobaan dilaksanakan mulai bulan Februari 2014 sampai dengan bulan Mei 2014 di kebun percobaan Ciparanje Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran, Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat dengan ketinggian tempat 754 m dpl. Tipe curah hujan berdasarkan klasifikasi Schmidt dan Fergusson (1951) adalah tipe C. Percobaan ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola sederhana yang terdiri dari 10 perlakuan dan diulang 3 kali. Perlakuannya adalah sebagai berikut : topsoil (100 %); subsoil + Urea 1 g/bibit, KCl 2 g/bibit, SP36 2 g/bibit; subsoil : pupuk kandang ayam (1:1); subsoil : pupuk kandang ayam (2:1); subsoil : POC 2,0 mL/L air; subsoil : POC 4,0 mL/L air; subsoil : pupuk kandang ayam (1:1) + POC 2,0 mL/L air; subsoil : pupuk kandang ayam (2:1) + POC 2,0 mL/L air; subsoil : pupuk kandang ayam (1:1) + POC 4,0 mL/L air; subsoil : pupuk kandang ayam (2:1) + POC 4,0 mL/L air. Hasil percobaan menunjukkan bahwa, komposisi subsoil dan pupuk kandang ayam serta POC memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan bibit kopi robusta asal Sidikalang. Komposisi subsoil : pupuk kandang ayam (1:1) memberikan pengaruh terbaik terhadap tinggi bibit umur 4 sampai 12 MST, diameter batang bibit umur 8 sampai 12 MST, luas daun, panjang akar, volume akar dan bobot kering bibit umur 12 MST.Kata Kunci :Â Â Â Kopi Sidikalang, Pupuk Kandang Ayam, Pupuk Organik Cair, Subsoil
Copyrights © 2014