Sasis berfungsi sebagai tulang punggung kendaraan yang menerima beban dari komponen kendaraan maupun reaksi kendaraan dilintasan. Performa sasis pada kondisi kritis kendaraan direncanakan untuk mencapai performa dan keamanan yang baik. Pemodelan finite element methode (FEA) mengacu kondisi kritis kendaraan saat tabrakan dari arah depan atau front crash impact. Pemodelan sasis kendaraan dilakukan untuk mengetahui reaksi desain sasis tim mobil listrik saat ini kemudian digunakan sebagai analisa sasis spaceframe yakni desain sasis 1 dengan posisi CG yang rendah dan desain sasis 2 dengan posisi bagian bawah sasis kendaraan yang datar. Hasil pemodelan FEA digunakan sebagai analisa dan perbandingan performa sasis berdasarkan pada nilai reaksi tegangan, deformasi, safety factor dan reduksi massa. Berdasar desain setiap sasis menunjukan karakteristik desain sasis 1 memiliki nilai terbaik. Desain sasis 1 menghasilkan reduksi massa 20 Kg, deformasi total 3,99 mm dan front crash impact menghasilkan safety factor sebesar 1,469 dengan kondisi tabrakan dari arah depan pada kecepatan 70 Km/h dan waktu tabrakan 0,2s.
Copyrights © 2022