Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh permainan tradisional bebentengan terhadap kecepatan lari sprint siswa. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V Sekolah Dasar yang berjumlah 40 orang dengan pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan tes lari 40 meter. Metode penelitian yang digunakan adalah metode true eksperiment dengan pretest dan posttest design. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Pembelajaran menggunakan permainan tradisional bebentengan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kecepatan lari sprint siswa; 2) Pembelajaran tanpa menggunakan permainan tradisional bebentengan tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kecepatan lari sprint siswa; 3) Permainan tradisional bebentengan lebih berpengaruh signifikan dari pada tanpa menggunakan permainan tradisional bebentengan terhadap kecepatan lari sprint siswa.
Copyrights © 2017