Tujuan penelitian untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan belajar chest pass dengan model inkuiri dan belajar chest pass dengan model langsung terhadap hasil belajar chest pass dalam permainan bola basket. Populasi penelitian ini siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Tanara yang berjumlah 128 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik probability sampling. Penelitian ini merupakan penelitian Quasi Eksperimental Design yaitu dengan menggunakan Desain Penelitian Pretest-Posttest Control Group Design. Instrument ini berupa tes chest pass bola basket. Hasil penelitian, berdasarkan uji hipotesis antara kedua bentuk model pembelajaran menunjukan perbedaan yang sangat signifikan (pada tarap nyata 0,05) dimana pembelajaran model inkuiri memberikan pengaruh yang lebih besar dibandingkan dengan pembelajaran model langsung terhadap belajar chest pass pada permainan bola basket.
Copyrights © 2017