Masalah sumberdaya manusia saat ini masih tetap menjadi pusat perhatian dan tumpuhan bagi suatu organisasi atau instansi untuk dapat bertahan diera globalisasi yang diiringi dengan tingkat persaingan yang semakin ketat. Salah satu yang menyerap beberapa sumberdaya manusia ialah usaha mikro kecil menengah atau yang biasa disebut UMKM. Industri mikro kecil dan menengah (UMKM) merupakan salah satu faktor pendukung dalam mendukung perekonomian di Indonesia yang saat ini sedang gencar digalakkan sehingga program-programnya banyak digalakkan baik oleh pemerintah maupun swasta. Banyak penelitian yang mengemukakan tentang hal-hal yang memengaruhi kinerja karyawan. Namun beberapa hasil menunjukkan adanya ketidak konsistensian. Hal ini membuat penelitian ini semakin menarik dilakukan. Di era pandemi ini, banyak UMKM di Indonesia yang mengalami dampak yang cukup serius, tak terkecuali di provinsi D.I. Yogyakarta. Menurut ketua dewan kerajinan daerah Yogyakarta, sekitar 70% UMKM di Yogyakarta terdampak pandemi covid-19. Karena menurunnya jumlah permintaan atas produknya. penurunan pendapatan membuat UMKM merasa kesulitan dalam hal pemberian gaji terhadap para karyawannya. Karyawan juga bisa merasa ada ketidakpastian dalam dirinya untuk memotivasi diri supaya bekerja lebih baik lagi. Adanya rasa tidak nyaman dalam bekerja karena kondisi pandemi covid-19 ini membuat para karyawan merasa ragu dalam bekerja. Hal-hal tersebut akan mengganggu tugas-tugas dan pekerjaan mereka.
Copyrights © 2021