Hunafa: Jurnal Studia Islamika
Vol 3 No 1 (2006): Studi Keislaman

AN ANALYSIS OF ISLAMIC FEMINISM IN INDONESIA: RECONSTRUCTION OF ISLAMIC LEGAL ISSUES ON GENDER RELATIONS

Rusli Rusli (STAIN Datokarama Palu)



Article Info

Publish Date
15 Mar 2006

Abstract

Artikel ini  mendiskusikan gerakan feminisme Islam dalam masyarakat Indonesia kontemporer. Gerakan ini merupakan  respons terhadap ketidakadilan gender yang dialami oleh para perempuan Muslim Indonesia. Ketidaksetaraan ini tidak saja didukung oleh penelitian psikologis dan antropologis, tetapi juga oleh interpretasi tradisional terhadap Islam yang dikodifikasikan dalam “kitab-kitab kuning” dan disebarluaskan oleh pesantren-pesantren. Ini kemudian masuk ke dalam kesadaran orang Islam dan diambil sebagai ajaran Islam yang “benar”. Selanjutnya, ajaran ini  menguat melalui proses hegemoni dengan cara “kesepakatan” (consent), sehingga sulit bagi perempuan untuk menjauhinya. Bagaimanapun juga, kemunculan intelektual Muslim untuk mendekonstruksi interpretasi-interpretasi tradisional terhadap Islam yang bias gender dan merekonstruksi sebuah penafsiran yang lebih adil adalah sebuah fenomena yang tidak dapat dipisahkan dari kesadaran perempuan tentang ketertindasan mereka di dalam dunia Muslim. Mereka menasfsirkan teks-teks tersebut dengan menggunakan metodologi dan pendekatan yang berbeda termasuk, di antaranya, pendekatan lingusitik, hermeneutic, qath’î-zannî, dan metode takhrîj dan ta’lîq. Key Words: Islamic feminism, gender relation, hermeneutics, qath’î-zannî, takhrîj, ta’lîq

Copyrights © 2006






Journal Info

Abbrev

hunafa

Publisher

Subject

Religion Humanities Social Sciences

Description

Hunafa: Jurnal Studia Islamika invites scholars, researchers, and students to contribute the result of their studies and researches in the areas related to Islam and Muslim society which covers textual and fieldwork investigation with various perspectives of law, philosophy, mysticism, history, art, ...