Penelitian ini dilakukan pada 36 siswa di salah satu SMA di Kabupaten Kutai Kartanegara menggunakan metode penelitian one-shoot research yang bertujuan untuk mengintroduksi dan mengidentifikasi kelemahan konsep yang menjadi penyebab terjadinya miskonsepsi siswa pada sub-materi asas Bernoulli. Instrumen tes yang digunakan pada penelitian ini adalah instrumen four-tier diagnostic test. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan 53% miskonsepsi, dari data ini menandakan masih ada siswa yang mengalami miskonsepsi karena kurangnya pemahaman siswa dalam memahami konsep sub-materi asas Bernoulli sehingga siswa hanya memahami sebatas persamaan-persamaan rumus Bernoulli saja tanpa dipahaminya dengan baik konsep dasar sub-materi tersebut. Guru dapat mengembangkan dan menggunakan four-tier diagnostic test untuk mengurangi miskonsepsi pada peserta didik.
Copyrights © 2022