BULETIN OSEANOGRAFI MARINA
Vol 11, No 2 (2022): Buletin Oseanografi Marina

Variasi Konsentrasi Kitosan Dan Lama Pengadukan Terhadap Efektivitas Penyerapan Amoniak

Nadya Oktavia (Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro)
Endang Supriyantini (Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro)
Ali Ridlo (Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro)



Article Info

Publish Date
20 May 2022

Abstract

Tumpahan minyak mentah di laut akan menimbulkan pencemaran karena memiliki kadar pencemar, salah satunya adalah amoniak. Kitosan merupakan biopolimer alami yang memiliki gugus aktif amina dan hidroksil yang dapat dibentuk sebagai adsorben amonia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas kitosan dalam menyerap amoniak dengan air tercemar minyak mentah di sungai Karawang. Cairan kitosan yang digunakan terdiri dari (kontrol, 0%); (A) 0,3%; (B) 0,6%; (C) 0,9%; (D) 1,2%. Variasi waktu pengadukan yang digunakan adalah 30 menit dan 60 menit dengan kecepatan pengadukan 200 rpm dengan 3 kali pengulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dengan variasi konsentrasi kitosan tersebut dapat meningkatkan daya serap kadar amoniak. Penyerapan tertinggi pada waktu pengadukan 30 menit terdapat pada konsentrasi kitosan 0,3% yaitu sebesar 8,709 mg/L dengan daya serap 92, 293 %, dan penyerapan tertinggi pada waktu pengadukan 60 menit terdapat pada konsentrasi kitosan 0,3% yaitu sebesar 8,735 mg/L dengan daya serap 92,566%. Konsentrasi kitosan dan variasi waktu pengadukan yang digunakan dalam penelitian ini berpengaruh nyata terhadap kapasitas dan daya serap terhadap amoniak.  The spills of crude oil on the ocean will cause pollution because it has pollutant levels, one of them is ammonia. Chitosan is a natural biopolymer which has got active group of amine and hydroxyl , they  can be formed as ammonia adsorbents. The purpose of this research is to find out the effectiveness of chitosan in absorbing the ammonia with crude oil contamined water in Karawang river. The liquid  of chitosan which is used consists of (Control, 0%); (A) 0.3%; (B) 0.6%; (C) 0.9%; (D) 1.2%. The variation of Stirring time that is used was 30 minutes and 60 minutes with a stirring speed of 200 rpm with 3 repetitions. The results showed that the treatment with those variation in the concentration of chitosan can increase the absorption capacity of ammonia levels. The highest absorption at the stirring time of 30 minutes was found at the concentration of 0,3 %,which was 8,709 mg/L with an absorption capacity of 92,293 %, while the highest absorption  at the stirring time of 60 minutes was found at the concentration of 0.3% chitosan which was 8,735 mg/L with 92,566 % absorption. The concentration of chitosan and the variation of stirring time used in this study significantly affected the capacity and absorption of ammonia.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

buloma

Publisher

Subject

Earth & Planetary Sciences

Description

Buletin Oseanografi Marina (BULOMA) adalah jurnal yang menginformasikan hasil penelitian dan telaah pustaka tentang aspek Oseanografi, Ilmu Kelautan, Biologi Laut, Geologi Laut, Dinamika Laut dan Samudera, Estuari, Kajian Enerji Alternatif, Mitigasi Bencana, Sumberdaya Alam Pesisir, Laut dan ...