STUDIA ISLAMIKA
Vol 19, No 1 (2012): Studia Islamika

Linking Identity to Collective Action: Islam, History and Ethnicity in the Aceh Conflict

Mohammad Hasan Anshori (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Mar 2014

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara di Asia Tenggara yang memiliki sejarah panjang konflik dan kekerasan etnis. Tumbangnya Orde Baru pada tahun 1998 memicu muncul dan makin besarnya eskalasi konflik dan kekerasan di berbagai daerah, seperti di Aceh, Ambon, Papua, dan Kalimantan Barat. Pada tahun 2002, semua konflik tersebut telah mengalami de-eskalasi, bahkan terselesaikan secara baik, kecuali konflik Aceh yang melibatkan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dengan Pemerintah Indonesia. Dibandingkan dengan konflik lain di Indonesia, konflik Aceh memiliki dua keunikan penting. Pertama, konflik tersebut secara umum digerakkan oleh dua gerakan separatis dengan dua ideologi yang berbeda, yaitu Darul Islam (1953-1959) yang cenderung Islamis, dan GAM (1976-2005) yang lebih sekuler. Kedua, konflik Aceh secara luas seringkali dianggap sebagai salah satu konflik yang paling lama dan paling banyak memakan korban di Asia.DOI: 10.15408/sdi.v19i1.368 

Copyrights © 2012






Journal Info

Abbrev

studia-islamika

Publisher

Subject

Religion Education

Description

STUDIA ISLAMIKA (ISSN 0215-0492; E-ISSN: 2355-6145) is a journal published by the Center for the Study of Islam and Society (PPIM) UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta. It specializes in Indonesian Islamic studies in particular, and Southeast Asian Islamic studies in general, and is intended to ...