Refleksi: Jurnal Kajian Agama dan Filsafat
Vol 7, No 1 (2005): Refleksi

Beragama yang Fanatik Tanpa Sikap Ekstrem

Amsal Bakhtiar (Unknown)



Article Info

Publish Date
28 Apr 2005

Abstract

Dalam beragama setidaknya ada variabel ‘fanatik’ dan ‘ekstrem’, yang dapat dianalisis dalam empat kelompok; pertama, fanatik tidak ekstrem; kedua, fanatik yang ekstrem; ketiga, tidak fanatik tapi ekstrem, dan keempat, tidak fanatik dan tidak ekstrem. Fokus tulisan ini adalah pada beragama yang fanatik tanpa sikap ekstrem dan usaha-usaha untuk mewujudkannya. Fanatik yang dimaksud adalah sikap beragama yang saleh dan taat dalam menjalankan ibadah, yang termanifestasi dalam kehidupan individu maupun sosial. Adapun ekstrem dalam hal ini adalah sikap beragama yang lebih literal, cenderung ideologis, dan eksklusif. Sikap eksklusif ini pada akhirnya dapat menurus pada semangat komunalisme agama dan ideologisasi agama, sehingga yang muncul ke permukaan bukan agama yang sebenarnya, tetapi adalah agama yang sudah terbungkus oleh ideologi partai politik dan etnik tertentu. Akar persoalan ekstremisme tidak hanya dari segi agama, tetapi juga politik, ekonomi, sosial, dan sebagainya.

Copyrights © 2005






Journal Info

Abbrev

refleksi

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

Refleksi (ISSN 0215 6253) is a journal published by the Faculty of Ushuluddin Syarif Hidayatullah State Islamic University, Jakarta. The Journal specializes in Qur'an and Hadith studies, Islamic Philosophy, and Religious studies, and is intended to communicate original researches and current issues ...