AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi mengenai keefektifan pembelajaran shock absorber dengan penerapan media animasi dua dimensi. Penelitian menggunakan pendekatan eksperimen semu dengan desain random, pretest, posttest. Penentuan sampel menggunakan teknik random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes dan dokumentasi dan analisis data dilakukan dengan uji-t. Data hasil pretest kelas kontrol memiliki rata-rata 18,69 dan kelas eksperimen 18,61. Data hasil posttest kelas eksperimen memiliki rata-rata 26,25 dan kelas kontrol 23,92. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran shock absorber lebih efektif dengan penerapan media animasi dua dimensi dibandingkan media tekstual terkomputerisasi. Besar keefektifan pembelajaran shock absorber dengan penerapan media animasi dua dimensi yaitu 7,64 atau sekitar 41,1%. Ada baiknya sekolah tempat penelitian, mengadakan pelatihan pembuatan media animasi. Guru diharapkan dapat menerapkan media animasi dua dimensi, karena penerapan media ini terbukti lebih efektif untuk digunakan dalam pembelajaran khususnya pembelajaran shock absorber.AbstractThis research was aimed to get information about efectivity of shock absorber learning with aplication of 2D animation. Experimental quotion and random, pretest, posttest design was used to be the research method. The sample has been decided with random sampling technic. Documentation and test method was used to get data, then the data of research have been analyze with t-test. Pretest data of control class had mean 18,69 and experiment class had mean 18,61. Posttest data of experiment class had mean 26,25 and control class had mean 23,92. Result of research showed that shock absorber learning, is more effective with aplication of 2D animation media than computerized text media. Large of effectivity shock absorber learning with aplication of 2D animation media is 7,64 or about 41,1%. There is better if the school wich has been the place of research, held training to create animation media. The teacher should be apply the 2D animation media, because this media has proved more effective to used in learning, especially shock absorber learning.
Copyrights © 2013