Gesture: Jurnal Seni Tari
Vol 1, No 1 (2012): April 2012

TOR-TOR TEPAK PADA UPACARA ADAT PERKAWINAN HORJA GODANG MASYARAKAT MANDAILING DI LABUHAN BATU (Fitriani Pohan)

Fitriani Pohan (Unknown)



Article Info

Publish Date
27 Jun 2012

Abstract

Salah satu bentuk seni tari yang terdapat pada masyarakat Mandailing adalah tari (tor-tor) yang dilakukan pada upacara adat perkawinan, salah satunya adalah Tor-tor Tepak. Tor-tor Tepak dilakukan pada saat upacara perkawinan Horja Godang Haroan Boru (datangnya pengantin/Horja Godang untuk Perkawinan). Tor-tor Tepak adalah jenis tari persembahan atau tari pembuka untuk sidang adat pada masyarakat Mandailing yang dilaksanakan pada saat upacara perkawinan Horja Godang Haroan Boru, yang dilaksanakan selama tiga hari tiga malam, atau tujuh hari tujuh malam pada zaman dahulu dan diwajibkan untuk menyembelih kerbau atau lembu, namun karena perkembangan zaman dan faktor lainnya, sekarang Horja Godang Haroan Boru lebih sering dilaksanakan selama paling lama tiga hari tiga malam. Kata Kunci : Tor-tor, upacara perkawinan,  Horja Gondang Haroan    Boru

Copyrights © 2012






Journal Info

Abbrev

gesture

Publisher

Subject

Arts Humanities Education

Description

Jurnal Gesture Seni Tari ini memuat tentang penulisan ilmiah dan penelitian seni tari tradisi dan tari non tradisi di Nusantara, hingga menyinggung persoalan-persoalan yang terkait dengan perkembangan pendidikan seni tari pada abad ini. Sebagai Jurnal Seni yang hadir ditengah-tengah lembaga Prodi ...