Jurnal Administrasi Publik
Vol. 1 No. 7 (2013)

Meretas Asa di Tengah Keterbatasan Sarana (Analisis SWOT terhadap Keterbatasan Sarana dalam Implementasi Program Rehabilitasi Sosial di Rumah Kasih Sayang)

Kirana Ayu Brilian Fajarani (Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya, Malang)



Article Info

Publish Date
20 Sep 2013

Abstract

Abstract : Compromise Hope In The Middle Of The Limitations. Intellectual disabilities are a group of humans who have limitations on certain aspects. These disabilities in Ponorogo has reached 813 inhabitants scattered in several areas, one of which is in district of Jambon. To help address this, the Central Government through the Ministry of the social build Rumah Kasih Sayang as a means of social rehabilitation in district Jambon. But in practice there are constraints so that the implementation of this program cannot be run optimally. This research aims to know, describe and analyze the implementation stages of social and rehabilitation strategies in the implementation of social rehabilitation program at Rumah Kasih Sayang. The method used is descriptive analysis, SWOT analysis, IFAS and EFAS. The results of this research is the implementation of social rehabilitation program based at Rumah Kasih Sayang has demonstrated a significant impact on the development of physical or mental disabilities, however, needs to enhanced strategies to achieve goals. The advice given is to further enhance the provision of means and aksesbilitas, the role of institutional, social rehabilitation and human services. Keywords:  Implementation Program. Intelectual Disability, Social Rehabilitation Abstrak Meretas Asa di Tengah Keterbatasan Sarana. Penyandang Difabilitas Intelektual adalah sekelompok manusia yang memiliki keterbatasan pada aspek tertentu dalam dirinya. Penyandang ini di Kabupaten Ponorogo telah mencapai 813 jiwa yang tersebar di beberapa daerah, salah satu diantaranya adalah di Kecamatan Jambon. Dalam membantu mengatasi hal ini, pemerintah pusat melalui Kementrian Sosial membangun Rumah Kasih Sayang sebagai sarana rehabilitasi sosial di Kecamatan Jambon.Namun dalam pelaksanaannya terdapat kendala sehingga implementasi program ini tidak dapat berjalan secara maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, mendiskripsikan dan menganalisis tahap implementasi rehabilitasi sosial dan strategi dalam implementasi program rehabilitasi sosial di Rumah Kasih Sayang. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif, dan analisis SWOT, IFAS EFAS. Hasil penelitian ini adalah implementasi program rehabilitasi sosial yang berpusat di Rumah Kasih Sayang telah menunjukkan dampak yang signifikan terhadap perkembangan fisik maupun mental penyandang difabilitas intelektual namun perlu adanya pernyempurnaan strategi untuk mencapai tujuan. Saran yang diberikan adalah lebih meningkatkan penyediaan sarana dan aksesbilitas, peran kelembagaan, dan pelayanan rehabilitasi sosial. Kata Kunci: implementasi program, difabilitas intelektual, rehabilitasi sosial.

Copyrights © 2013






Journal Info

Abbrev

jap

Publisher

Subject

Education

Description

Jurnal Administrasi Publik (JAP) merupakan jurnal elektronik online yang diterbitkan oleh Lembaga Penerbitan Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya. Tujuan penerbitan jurnal ini adalah salah satu sarana untuk mewadahi kebutuhan peningkatkan kuantitas dan ...