Abstract: Empowerment of Blind People for Improving The Quality of Human Resources (Case Study of UPT Rehabilitasi Sosial Cacat Netra Malang). This study purposed to find out and analyze empowerment which implemented by UPT Rehabilitasi Sosial Cacat Netra (RSCN) Malang for blind people to improve quality of human resources. This is because blind people are part of society who has incumbency also the same role in every aspect of life thus they need to be empowered for live independently. This empowerment activities held in UPT RSCN Malang which has main activity to do some of Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur tasks in field sponsorship, rehabilitation, accommodation, guidance, development, and re-socialization of blind people. Method used in this study is qualitative and descriptive, with focus of (1) Empowerment for blind people to improve quality of human resources in UPT RSCN Malang, which include: a) forms of empowerment activities, b) implementation of empowerment, c) facilities and infrastructure, d) result of empowerment. (2) Supporting and inhibiting factors. The result showed empowerment is well-implemented so as to form an independent blind people. Keywords: empowerment, blind people, human resources Abstrak: Pemberdayaan Bagi Penyandang Tunanetra Guna Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia (Studi pada UPT Rehabilitasi Sosial Cacat Netra Malang). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pemberdayaan yang dilaksanakan oleh UPT Rehabilitasi Sosial Cacat Netra (RSCN) Malang bagi penyandang tunanetra guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Hal ini dikarenakan penyandang tunanetra merupakan bagian dari masyarakat yang mempunyai hak dan kewajiban serta peran yang sama di segala aspek kehidupan sehingga mereka perlu diberdayakan agar hidup mandiri. Pemberdayaan ini dilaksanakan di UPT RSCN Malang yang mempunyai tugas pokok melaksanakan sebagian tugas Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur di bidang penyantunan, rehabilitasi, bantuan, bimbingan, pengembangan dan resosialisasi penyandang tunanetra. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dengan fokus penelitian (1) Pemberdayaan bagi penyandang tunanetra guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia di UPT RSCN Malang, yang meliputi: a) Bentuk-bentuk kegiatan pemberdayaan; b) Pelaksanaan kegiatan pemberdayaan; c) Sarana dan prasarana; d) Hasil dari pemberdayaan, (2) Faktor pendukung dan penghambat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan yang dilaksanakan berjalan baik sehingga membentuk penyandang tunanetra yang mandiri. Kata kunci: pemberdayaan, penyandang tunanetra, sumber daya manusia
Copyrights © 2014