Abstract: Urban Village Government Officials Performances Affecting Factors of Public Service in the Era of Regional Autonomy (Studies in Kelurahan Gadang, Malang). Regional autonomy in Indonesia has been going on for more than a decade, during that regional governments are given the authority/power to set up and manage things related to their interest areas/areas of society itself. In this reform era, government performance are under the spotlight of society, ranging from the highest level of government down to the lowest levels of government, namely Kelurahan/urban village. The purpose of this study is to describe and analyze the performance of urban village government officials in the public service in the era of regional autonomy and what factors than can be supporting and inhibiting the urban village government performance. The study was conducted by distributing questionnaires contained a number of questions related to the 8 indicators of the performance of both officials and the public. The questionnaire is processed using descriptive quantitative method by using a single frequency table. The results of this study shows that the performance of urban village government officials supporting factors are organizational structure, then professionalism is the inhibiting factors that detained the urban village government officials performance of public services in the regional autonomy era. Keywords : regional autonomy, urban village, performance, public service Abstrak : Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Aparat Pemerintah Kelurahan dalam Pelayanan Publik di Era Otonomi Daerah (Studi di Kelurahan Gadang Kota Malang). Otonomi Daerah di Indonesia telah berlangsung selama lebih dari satu dekade, selama itulah Pemerintah Daerah diberikan wewenang/kekuasaan pada suatu mengatur dan mengelola hal – hal terkait kepentingan wilayah/daerah masyarakat itu sendiri. Pada era reformasi sekarang ini, kinerja pemerintah mendapat sorotan tajam dari masyarakat, mulai dari pemerintahan tertinggi sampai ke tingkatan terendah yaitu pemerintah Kelurahan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis kinerja aparat pemerintah kelurahan dalam pelayanan publik di era otonomi daerah dan faktor apa yang menjadi pendukung dan penghambat kinerja pemerintah kelurahan. Penelitian dilakukan dengan membagikan kuesioner berisi sejumlah pertanyaan terkait 8 indikator kinerja baik kepada aparat dan masyarakat. Kuesioner diolah menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan menggunakan tabel frekuensi tunggal. Hasil dari penelitian ini yaitu faktor yang menjadi pendukung kinerja aparat kelurahan ini adalah struktur organisasinya, kemudian faktor profesionalisme pegawai menjadi faktor yang menghambat kinerja aparat pemerintah kelurahan dalam pelayanan publik di era otonomi daerah. Kata kunci: otonomi daerah, kelurahan, kinerja, pelayanan publikÂ
Copyrights © 2014