Jurnal Administrasi Publik
Vol. 2 No. 4 (2014)

Penerapan Good Corporate Governance di PT. Telkom Malang

Novita Wulan Sari (Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya)



Article Info

Publish Date
20 Apr 2014

Abstract

Abstract: Implementation Good Corporate Governance  in Telecom Malang. State – owned enterprise have a major role increasing income for Countries. But sometimes state owned enterprise gets trouble which result to minimun income and profits.  This is because bad management from the state – owned enterprise. Tharefore by ministerial decree state owned enterprise number 117/ 2002, implementation command Good Corporate Governance (GCG) in corporate management. Telecom Malang one of state-owned enterprise be supposed GCG for realize a transparent and responsible company with good management. This study used a descriptive research with a qualitative approach. The result of this research show that Telecom Malang has implement GCG in management corporate, but not maximum. That is see from only three principle has implement in Telecom Malanng, but independecy and fairness prinsciple not yet implemented in management corporate Telkom Malang. In implement GCG, be found advantage and disadvantage factor. Advantage factor in implement GCG in Telecom Malang :  thare are regulation abaut GCG, there are audit committee effectively control  for avoid deviations and than hope from costumer gets good servise. While disadvantage factor impelement GCG in Telecom Malang that is lack of ability from employees Telecom Malang in interpreting GCG concept,  the presence of partners who are not disciplined of loan and lack of public confidence to telecom products. Key word: Good Corporate Governance Abstrak: Penerapan Good Corporate Governance di PT. Telkom Malang. BUMN memeiliki peranan yang besar dalam meningkatkan pendapatan Negara. BUMN seringkali mengalami berbagai permasalahan yang berdampak pada minimnya pendapatan dan laba yang diperoleh. Hal ini disebabkan karena buruknya tata kelola perusahaan negara tersebut. Oleh karena itulah melaui Surat Keputusan Menteri BUMN Nomor 117 Tahun 2002, mewajibkan BUMN untuk menerapakan Good Corporate Governance (GCG) dalam tata kelola perusahaannya. Telkom Malang sebagai salah satu BUMN juga diwajibkan untuk menerapkan GCG yang tujuannya adalah untuk mewujudkan perusahaan yang trasparan, dapat dipertanggungjawabkan dan terpercaya melalui manajamen yang baik. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kulitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Telkom Malang telah melaksanakan GCG dalam tata kelola perusahaannya namun masih belum maksimal. Hal ini terlihat dari hanya tiga prinsip yakni transparansi, akuntabilitas dan responsiblitas yang telah dijalankan sepenuhnya oleh Telkom Malang, sedangkan prinsip independensi dan kewajaran belum diterapkan sepenuhnya dalam tata kelola perusahaan Telkom Malang. Dalam penerapan konsep GCG tersebut juga tidak terlepas dari faktor pendukung dan penghambat. Faktor pendukung penerapan GCG di Telkom Malang ialah adanya berbagai aturan dan kebijakan yang dikeluarkan yang mengacu pada penerapan GCG, terdapat komite audit yang mengawasi secara efektif didalam perusahaan untuk menghindari penyimpangan yang mungkin terjadi serta adanya harapan yang tinggi dari pelanggan untuk mendapatkan pelayanan yang prima. Sedangkat faktor penghambat pelaksanaan GCG di Telkom Malang ialah kurangnya kemampuan dan pengetahuan dari setiap pegawai dalam mempresepsikan pengertian GCG, adanya sebagian mitra binaan yang kurang disiplin dalam mengembalikan pinjaman serta kurangnya kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan produk Telkom. Kata Kunci: Good Corporete Governance

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

jap

Publisher

Subject

Education

Description

Jurnal Administrasi Publik (JAP) merupakan jurnal elektronik online yang diterbitkan oleh Lembaga Penerbitan Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya. Tujuan penerbitan jurnal ini adalah salah satu sarana untuk mewadahi kebutuhan peningkatkan kuantitas dan ...