Jurnal Administrasi Publik
Vol. 2 No. 5 (2014)

Perencanaan dan Penggunaan Dana Alokasi Khusus Bidang Pendidikan Jenjang Sekolah Dasar di Kawasan Perbatasan (Studi pada Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan)

Putri Permata Taqwa (Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya, Malang)



Article Info

Publish Date
20 May 2014

Abstract

Abstract: Planning and Use of Specific Grants in the field of Education at The Primary Level In Border Area (Case Study On Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan). Specific Grants in the field of Education was a fund that sourced from the state budget which was allocated to certain region to fund special activities that were a part of the national priority programs. Although in fact, the implementation of SAF in the border area was facing a lot of problem, such as the difficulty of geographic condition. One of those border areas was Kabupaten Nunukan. Although the planning was well done, but in reality, the using of SAF was not implemented well due to inequality of socialization and props functions which are not effective. The supporting factors in the planning and using of SAF were attention from central government, the schools’ needs of facillities and infrastructures that must be fulfilled, as well as the readiness of the school towards the helps. Whereas the inhibiting factors were: Technical Guidance which often came late, standardization of technical guidelines that were too rigid, and hard mobilization. Keywords: Planning, Use, Specific Grants in the field of Education, Border Area Abstrak: Perencanaan Dan Penggunaan Dana Alokasi Khusus Bidang Pendidikan Jenjang Sekolah Dasar Di Kawasan Perbatasan (Studi pada Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan). Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Pendidikan merupakan dana yang bersumber dari APBN yang dialokasikan kepada daerah tertentu untuk mendanai kegiatan khusus yang merupakan bagian dari program yang menjadi prioritas Nasional. Tetapi kenyataannya, pelaksanaan DAK di kawasan perbatasan mengalami banyak kesulitan, misalnya permasalahan kondisi geografi yang sulit. Salah satu kawasan perbatasan tersebut yaitu Kabupaten Nunukan. Walaupun perencanaan berjalan dengan baik, namun dalam penggunaan DAK tidak terlaksana dengan baik karena ketidakmerataan sosialisasi dan fungsi alat peraga yang tidak tepat sasaran. Adapun faktor pendukung dalam perencanaan dan penggunaan DAK tersebut antara lain bentuk perhatian dari pemerintah pusat, kebutuhan sekolah yang harus dipenuhi, serta kesiapan sekolah dalam hal menerima bantuan. Sedangkan faktor penghambatnya antara lain: Petunjuk teknis yang sering datang terlambat, standardisasi petunjuk teknis yang terlalu kaku, dan mobilisasi yang sulit.   Kata Kunci: Perencanaan, Penggunaan, Dana Alokasi Khusus, Kawasan Perbatasan 

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

jap

Publisher

Subject

Education

Description

Jurnal Administrasi Publik (JAP) merupakan jurnal elektronik online yang diterbitkan oleh Lembaga Penerbitan Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya. Tujuan penerbitan jurnal ini adalah salah satu sarana untuk mewadahi kebutuhan peningkatkan kuantitas dan ...