Jurnal Administrasi Publik
Vol. 3 No. 6 (2015)

Implementasi Penataan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas (PLPBK) Melalui Pengembangan Kawasan Minapolitan (Studi Di Desa Karangrejo Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung)

Asih Tri Wigati (Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya, Malang)



Article Info

Publish Date
20 Jun 2015

Abstract

Abstract : Implementation of Community Based Neighborhood Development (CBND) through Minapolitan Area Development (Studi in Karangrejo Village Boyolangu District Tulungagung Regency). CBND is a program of improving the quality of life of the poor through the arrangement of a healthy environment, safe, and orderly. In 2009, Karangrejo Village Boyolangu District Tulungagung Regency get CBND with the concept of structuring program aimed at developing minapolitan area with the aim of improving the welfare of the poor. But number of poor people in Karangrejo Village tends to increase every year. The results showed that the implementation of CBND through minapolitan area consisting of activities minapolitan program, development headquarter and multipurpose buildings program, industrial area program, and recreation area program is not optimal. While determinants in implementation of CBND through minapolitan area development in Karangrejo Village include communication, resources, disposition, and organizational structure.   Keywords: implementation, CBND, minapolitan   Abstrak:  Implementasi Penataan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas (PLPBK) melalui Pengembangan Kawasan Minapolitan (Studi di Desa Karangrejo Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung). PLPBK merupakan program peningkatan kualitas hidup masyarakat miskin melalui penataan lingkungan yang sehat, aman, dan teratur. Pada tahun 2009, BKM Lestari Desa Karangrejo Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung mendapatkan program PLPBK dengan konsep penataan desa yang diarahkan pada pengembangan kawasan minapolitan dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat miskin. Namun jumlah masyarakat miskin di Desa Karangrejo cenderung mengalami peningkatan setiap tahunnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi PLPBK melalui pengembangan kawasan minapolitan yang terdiri dari program kegiatan minapolitan, program pembangunan kantor pusat dan gedung serbaguna, program kawasan industri, dan kawasan rekreasi belum optimal. Sedangkan faktor-faktor penentu dalam implementasi PLPBK melalui pengembangan kawasan minapolitan di Desa Karangrejo meliputi komunikasi, sumberdaya, disposisi, dan struktur organisasi.   Kata kunci: implementasi, PLPBK, minapolitan.  

Copyrights © 2015






Journal Info

Abbrev

jap

Publisher

Subject

Education

Description

Jurnal Administrasi Publik (JAP) merupakan jurnal elektronik online yang diterbitkan oleh Lembaga Penerbitan Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya. Tujuan penerbitan jurnal ini adalah salah satu sarana untuk mewadahi kebutuhan peningkatkan kuantitas dan ...