Abstrak: Implementasi Rencana Strategis Program Lingkungan Sehat Perumahan dalam Perspektif Kesehatan Masyarakat (Studi pada Dinas Pekerjaan Umum Kota Tangerang). Dalam memenuhi kebutuhan perumahan dengan lingkungan yang baik dan sehat, hal ini masih sulit bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) atau masyarakat miskin di Kota Tangerang. Mereka membangun rumah-rumah sederhana dengan tidak memiliki fasilitas sanitasi, bahkan mandi, mencuci, dan buang air di Sungai Cisadane. Kemudian menjadikan kondisi lingkungan Kota Tangerang terlihat kumuh dan tidak sehat. Berangkat dari inilah, Dinas Pekerjaan Umum Kota Tangerang mengimplementasikan Rencana Strategis mereka periode 2009-2013 melalui sebuah Program Lingkungan Sehat Perumahan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Terdapat 4 dari 6 kegiatan dalam Program Lingkungan Sehat Perumahan yang berhasil dilaksanakan. Hasilnya, hal ini dapat mengurangi MBR mencuci, mandi, dan buang air di sungai dan menjadikan mereka memiliki akses air bersih dan kamar mandi (WC) yang dibangunkan oleh Dinas Pekerjaan Umum. Namun, program ini dapat masih menghadapi beberapa faktor penghambat yang mempengaruhi pelaksanaannya. Sehingga, harus ada perbaikan oleh Dinas Pekerjaan Umum untuk memaksimalkan implementasi program dalam rangka menciptakan lingkungan perumahan dan permukiman yang sehat bercermin pada Perspektif Kesehatan Masyarakat. Abstract: Implementation of Strategic Plan for Healthy Hosing Environment Program In The Public Health Perspective (Study at Dinas Pekerjaan Umum of Tangerang City). In fulfilling the housing need with good and healthy environment, it’s still difficult for Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) or poor people in Tangerang City. They built simple houses with no having sanitation facilities even like do bathing, washing and defecating in the Cisadane riverside. Then, it lead the environment condition of Tangerang City looks slums and uhnhealthy. Derived on it, Dinas Pekerjaan Umum of Tangerang City implemented their Strategic Plan period 2009-2013 through  a Healty Housing Environment Program to solve that problem. There were 4 of 6 activities in the Healthy Housing Environment Program that succesfully implemented. The result are, it can decrease the MBR to do bathing, washing, and defecating in the river then make them have clean water access and bathroom (WC) that built by Dinas Pekerjaan Umum. However this program still face some inhibitting factor that influenced the implementation. So, there must be improvements by Dinas Pekerjaan Umum to maximize the program implementation in order to create the healthy environment of housing and settlement that reflect to Public Health Perspective.  Keyword: Housing and Settlement, Program Implementation, Health Housing Environment Program, Public Health Perspective
Copyrights © 2015