Nodul paru merupakan pertumbuhan jaringan abnormal pada paru yang digunakan sebagai diagnosis dini kanker paru. Kanker paru-paru adalah kanker yang paling banyak ditemukan dan mematikan di dunia. Umumnya, deteksi pertama nodul paru diperoleh dari citra CT yang didiagnosis secara visual oleh ahli radiologi. Artinya subjektivitas individu radiologis berpengaruh dalam citra diagnosis tersebut. Untuk membantu ahli radiologi dalam mendeteksi dan mengevaluasi nodul paru pada citra CT secara otomatis, penelitian ini telah mengembangkan sistem Computer-Aided Detection (CAD). Sistem CAD menggunakan metode segmentasi Otsu, dengan ekstraksi fitur Gray Level Co-occurrence Matrix (GLCM) sebagai input untuk klasifikasi nodul. Algoritma Random Forest digunakan untuk membedakan antara normal dan abnormal pada citra CT, khususnya citra dengan kelainan nodul paru. Evaluasi estimasi keberadaan nodul paru pada sistem dilakukan menggunakan Receiver Operating Characteristic (ROC) dengan sensitivitas 95%.Kata Kunci: CAD, CT dada, Deteksi nodul paru, Random Forest
Copyrights © 2022