Indonesian Journal of Cardiology
Vol. 31, No. 1 Januari - April 2010

Fibrilasi Atrium Pasca-Bedah Pintas Koroner: Seberapa Pentingkah?

Muhammad Munawar (Divsi Aritmia, Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskular FKUI, Jakarta)



Article Info

Publish Date
17 Jun 2013

Abstract

Fibrilasi atrium (FA) adalah salah satu komplikasi gangguan irama yang paling sering dijumpai pasca bedah pintas koroner. Menjadi sangat penting karena FA yang terjadi pasca-bedah pintas koroner mempunyai prognosis jangka panjang dan jangka pendek yang kurang baik. Filardo dkk telah melakukan penelitian kohort terhadap 6899 pasien pasca-bedah pintas koroner baru-baru ini dan mendapatkan bahwa angka ketahanan hidup selama 10 tahun pasien dengan FA yang ditemukan pasca-bedah pintas koroner adalah 52.3%, sedang pada pasien dengan irama sinus jauh lebih tinggi yakni 69.4%. FA yang terjadi pada pasca-bedah pintas koroner juga berhubungan denganembolic event seperti stroke, perdarahan gastro-intestinal dan perawatan kembali ke intensive care unit(ICU) serta bertambahnya lam perawatan di rumah sakit.

Copyrights © 2010






Journal Info

Abbrev

ijc

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology

Description

Indonesian Journal of Cardiology (IJC) is a peer-reviewed and open-access journal established by Indonesian Heart Association (IHA)/Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) [www.inaheart.org] on the year 1979. This journal is published to meet the needs of physicians and other ...