Muhammad Munawar
Divsi Aritmia, Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskular FKUI, Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Fibrilasi Atrium Pasca-Bedah Pintas Koroner: Seberapa Pentingkah? Muhammad Munawar
Jurnal Kardiologi Indonesia Vol. 31, No. 1 Januari - April 2010
Publisher : The Indonesian Heart Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30701/ijc.v31i1.154

Abstract

Fibrilasi atrium (FA) adalah salah satu komplikasi gangguan irama yang paling sering dijumpai pasca bedah pintas koroner. Menjadi sangat penting karena FA yang terjadi pasca-bedah pintas koroner mempunyai prognosis jangka panjang dan jangka pendek yang kurang baik. Filardo dkk telah melakukan penelitian kohort terhadap 6899 pasien pasca-bedah pintas koroner baru-baru ini dan mendapatkan bahwa angka ketahanan hidup selama 10 tahun pasien dengan FA yang ditemukan pasca-bedah pintas koroner adalah 52.3%, sedang pada pasien dengan irama sinus jauh lebih tinggi yakni 69.4%. FA yang terjadi pada pasca-bedah pintas koroner juga berhubungan denganembolic event seperti stroke, perdarahan gastro-intestinal dan perawatan kembali ke intensive care unit(ICU) serta bertambahnya lam perawatan di rumah sakit.