Indonesian Journal of Cardiology
Vol. 29, No. 1 Januari - April 2008

Stroke Iskemik Pasca Terapi Fibrinolitik

Z Zulkarnaini (Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskular, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Pusat Jantung Nasional- Harapan Kita, Jakarta)



Article Info

Publish Date
19 Jun 2013

Abstract

Reperfusi dini dengan fibrinolitik merupakan kemajuan besar dalam menurunkan morbilitas dan mortalitas pasien infark miokard akut (IMA) dengan elevasi seg-men ST (ST Elevation Myocardial Infarction/STEMI). Selain secara signifikan menurunkan angka mortalitas jangka pendek dan jangka panjang, juga terbukti menin-gkatkan kualitas hidup.Namun, terapi fibrinolitik juga dapat meningkatkan risiko stroke, dilaporkan angka kejadiannya mencapai 0,5-1%. Bila stroke terjadi, angka mortalitasnya sangat tinggi tinggi, yakni 45-75%.3.Di Pusat Jantung Nasional Harapan Kita (PJN-HK), pada tahun 2004 tercatat 3 kasus stroke setelah terapi fibrinolitik dan salah satunya meninggal, se-dangkan pada tahun 2006 ditemukan satu kasus lagi. Oleh karenanya, penting untuk difahami faktor risiko, penyebab serta upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk menghindari terjadinya komplikasi tersebut. Tujuan dari presentasi kasus ini adalah untuk mendiskusikan kejadian stroke iskemik pasca terapi fibrinolitik.

Copyrights © 2008






Journal Info

Abbrev

ijc

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology

Description

Indonesian Journal of Cardiology (IJC) is a peer-reviewed and open-access journal established by Indonesian Heart Association (IHA)/Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) [www.inaheart.org] on the year 1979. This journal is published to meet the needs of physicians and other ...