Indonesian Journal of Cardiology
Vol. 28, No. 5 September 2007

Bedah Fontan dan Permasalahannya

Anna Ulfah Rahajoe (Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskular Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Pusat Jantung Nasional Harapan Kita, Jakarta)



Article Info

Publish Date
20 Jun 2013

Abstract

Ketika bedah Fontan baru diperkenalkan pada tahun 1970, para ahli menaruh harapan besar. Mereka beranggapan sirkulasi Fontan merupakan ide besar, yang mampu mengatasi berbagai variasi penyakit jantung bawaan (PJB) dengan fisiologi ventrikel tunggal. Tetapi 20 tahun kemudian, mulailah Fontan dkk mengenali kelemahan prosedur yang ia inisiasi. Dari evaluasi jangka panjang yang ia lakukan terbukti bahwa, meskipun pada bedah Fontan yang sempurna, dalam jangka panjang kapasitas fungsional pasen menurun, dan ini tak berkaitan dengan masalah lain kecuali sirkulasi Fontan.Beberapa penelitian jangka menengah dan jangka panjang lainnya juga menemukan berbagai masalah, misalnya disfungsi hati, gangguan koagulopati yang berakibat tromboemboli, protein loosing enteropathy(PLE) yang menimbulkan hipoalbuminemia dengan segala akibatnya, aritmia, obstruksi pada jalur Fontan, fistula arteriovenous pulmonal dan lain-lain. Semua masalah ini tentu saja mengakibatkan berkurangnya kesintasan pasen-pasen tersebut.

Copyrights © 2007






Journal Info

Abbrev

ijc

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology

Description

Indonesian Journal of Cardiology (IJC) is a peer-reviewed and open-access journal established by Indonesian Heart Association (IHA)/Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) [www.inaheart.org] on the year 1979. This journal is published to meet the needs of physicians and other ...