Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MAN Bireuen yang terdiri dari 10 kelas. sampel dalam penelitian ini yaitu kelas X IPA 3 sebagai kelas yang diajarkan dengan metode Quick on The Draw yang berjumlah 30 orang siswa dan kelas X IPA 4 sebagai kelas yang diajarkan dengan metode Dreadlines yang berjumlah 24 orang siswa. Hasil penelitian diperoleh t_hitung>t_tabel yaitu 2,719 > 1,68 pada taraf signifikan ∝ = 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa bahwa hasil belajar siswa yang diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Quick On The Draw lebih baik daripada hasil belajar siswa yang diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Dreadlines pada materi operasi aljabar bentuk akar di kelas X MAN Bireuan.
Copyrights © 2022