Penelitian pengembangan ini dilatarbelakangi oleh kurangnya penggunaan media pembelajaran yang bervariatif yang menyebabkan pembelajaran menjadi monoton sehingga siswa merasa jenuh dan bosan mengikuti kegiatan pembelajaran Tujuan penelitian ini untuk menciptakan produk berupa media pembelajaran cerita bergambar dan mengetahui kelayakan media tersebut. Penelitian ini pada model pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). Media pembelajaran yang dikembangkan berupa media cerita bergambar berbasis problem solving materi volume kubus dan balok pada muatan pelajaran matematika untuk siswa kelas V SD. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu kuesioner. Data kuesioner yang diperoleh kemudian dianalisis dengan teknik analisis kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) rancang bangun media cerita bergambar berbasis problem solving sesuai dengan model pengembangan ADDIE, (2) hasil uji kelayakan produk oleh ahli isi pembelajaran sebesar 92,85%, hasil validasi ahli desain pembelajaran sebesar 95%, hasil validasi ahli media pembelajaran sebesar 92,64%, hasil uji coba perorangan sebesar 96,96% dan hasil uji kelompok kecil sebesar 97,47% dengan kualifikasi untuk semua uji yang dilakukan adalah sangat baik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran cerita bergambar berbasis problem solving dinyatakan layak digunakan dalam kegiatan pembelajaran matematika di kelas V SD Kata Kunci: Cerita bergambar, Problem Solving, Matematika
Copyrights © 2022