Tujuan dari penelitian ini, adalah untuk mengetahui dan menganalisis penerapan strategi Dinas Kesehatan Dalam Kota Pontianak Mengatasi Gizi Buruk Balita di Kecamatan Pontianak Utara. Permasalahan dalam penelitian ini adalah tingginya angka penderita gizi buruk di Kecamatan Pontianak Utara, Rendahnya pengetahuan orang tua mengenai gizi, Minimnya peran Posyandu dalam meneegah gizi buruk. Dari permasalahan dianalisis dengan menggunakan Teori EVR congruence dari Thomson (l'99~9) yang mana terdapat tiga dimensi analisis strategi yaitu: Environment (lingkungan), Value (nilai) dan Resources (rumber daya). Metode yang digunakan dalam peneiitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun hasil penelitian dari penelitian ini adalah Pada analisis strategi lingkungan (Environment} terkait kaslJs gizi buruk ini pada dasarnya lingkungan merupakan penyebab atau faktor tidak langsung dari terjadinya s~atu kasus gizi buruk pada balita. Secara tidak langsung, lingkungan dapat menjadi sumber penyebaran penyakit yang mana penyakit tersebut sebagai awal mula terjadinya kasus gizi buruk. Saran dalam penelitian ini adalah Diharapkan untuk Dinas Kesehatan Kota Pontianak untuk dapat memberikan dan melaksanakan program Sanitasi yang lebih intensif ke lingkungan yang rawan akan penyakit, seperti di daerah Kecamatan Pontianak Utara yang dikelilingi oleh berbagai pabrik dan industri. Kata-Kata Kunci: Strategi Gizi Buruk Balita, Penderita Gizi Buruk, Pengetahuan Orang Tua.
Copyrights © 2018