Proceeding Biology Education Conference
Vol 12, No 1 (2015): Prosiding Seminar Nasional XII Biologi

Pengkayaan Mikroba dapat Mempercepat Degradasi Residu POPs

Indratin Indratin (Peneliti Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Balai Penelitian Lingkungan Pertanian Jl. Raya Jakenan-Jaken KM 05 Jakenan Pati)
Sri Wahyuni (Peneliti Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Balai Penelitian Lingkungan Pertanian Jl. Raya Jakenan-Jaken KM 05 Jakenan Pati)



Article Info

Publish Date
01 Jan 2016

Abstract

Persisten organic pollutants (POPs) adalah senyawa organik yang tahan terhadap fotolitik, degradasi biologis maupun kimia. Senyawa POPs ada 12, yaitu aldrin, hexachlorobenzene, chlordane, mirex, dieldrin, toxaphene, DDT, dioxin, endrin, furans, heptachlor dan PCBs. Pestisida adalah salah satu bahan kimia yang berpotensi menimbulkan dampak negatif di lingkungan pertanian. Residu pestisida di lingkungan pertanian tanaman pangan dan sayuran merupakan permasalahan yang harus dicari solusi pemecahannya. Ameliorasi merupakan suatu teknologi untuk menurunkan residu pestisida di lingkungan pertanian. Arang aktif merupakan salah satu bahan amelioran potensial yang dapat menurunkan residu pestisida. Kegiatan penelitian dilaksanakan di  Laboratorium Residu Bahan Agrokimia di Laladon Bogor (Balingtan), Laboratorium mikrobiologi LIPI Cibinong (analisis mikrobiologi tanah) dan Laboratorium Balingtan (Analisis karakterisasi tanah).  Penelitian berlangsung selama 10 bulan, mulai bulan Pebruari hingga Nopember 2010. Teknik pengkayaan arang aktif dengan bakteri pendegradasi adalah dilakukan setelah perlakuan pelapisan urea dengan arang aktif dengan cara menyemprotkan suspensi bakteri ke permukaan arang aktif. Tujuan penelitian adalah mendapatkan teknologi  pelapisan pupuk urea dengan arang aktif yang diperkaya dengan bakteri pendegradasi residu insektisida organoklorin yang bersifat POPs. Kelimpahan mikroba tanah di lahan sayuran Ds. Sukomakmur Kec. Kajoran didominasi Citrobacter, sp., Bacillus, sp., Azospirrilum, sp masing-masing dengan populasi 9,6 x 109;3,8 x 109;3,7 x 109 SPK/g tanah. Selain itu ditemukan Azotobacter, sp., dan Sphaerotillus natans, Psudomonas, SP, dan BPF. Hasil uji laboratorium telah diperoleh  isolat  mikroba konsorsia yang mampu mendegradasi pestisida POPs >50% setelah 20 hari  yaitu sebesar 94,56-100% pada konsentrasi 5 ppm, 91,14-99,66% pada konsentrasi POPs 10 ppm, 91,06-99,55% pada konsentrasi 20%.Keywords: Mikroba, degradasi, senyawa POPs

Copyrights © 2015






Journal Info

Abbrev

prosbi

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Materials Science & Nanotechnology Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Proceeding Biology Education Conference was published since 2003, with title Prosiding Seminar Nasional Biologi. The early number of the journal were published ...