Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia
Vol 5, No 1 (2022)

Popularitas, Kompetensi dan Perilaku sebagai Indikator Kredibilitas Influencer Ketahanan Kesehatan Masyarakat Menghadapi Pandemi Covid-19

Metha Madonna (Universitas Bhayangkara Jakarta Raya Jl. Harsono RM No.67, Ragunan, Jakarta Selatan 12550 – Indonesia)
Fikri Reza (Universitas Bhayangkara Jakarta Raya Jl. Harsono RM No.67, Ragunan, Jakarta Selatan 12550 – Indonesia)
Rina Sovianti (Universitas Bhayangkara Jakarta Raya Jl. Harsono RM No.67, Ragunan, Jakarta Selatan 12550 – Indonesia)
Dessy Amru Widyasari (Universitas Bhayangkara Jakarta Raya Jl. Harsono RM No.67, Ragunan, Jakarta Selatan 12550 – Indonesia)



Article Info

Publish Date
04 Jun 2022

Abstract

Pemanfaatan influencer dari kalangan selebriti sebagai duta perubahan perilaku dan kampanye penegakan protokol kesehatan, membuat pemerintah dan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Coronavirus Disease (Covid-19) di Indonesia dianggap tidak serius.  Aktivitas sejumlah influencer yang mengundang kontroversial seperti abai memakai masker atau malah mengadakan kerumunan, dianggap kontra produktif dan dianggap menghabiskan uang negara mengingat biaya jasa selebritis mencapai milliaran rupiah. Pemerintah sepatutnya mengevaluasi keterlibatan influencer dalam komunikasi dan penyuluhan kesehatan. Meskipun banyak negara maju memanfaatkan influencer dan dibuktikan riset cukup membantu dalam penanganan masalah kesehatan. Realitanya, terdapat kesenjangan soal dampak pemanfaatan influencer di Tanah Air dengan hasil positip yang terjadi beberapa negara lainnya seperti di Kanada. Artikel ini mengulas secara sistematis perihal influencer yang ideal dan tepat untuk dilibatkan dalam kegiatan sosialisasi dan literasi dalam membangun ketahanan kesehatan masyarakat. Pertanyaan penelitian dalam studi ini adalah: “Bagaimana mengidentifikasi seorang influencer memiliki kredibilitas dalam komunikasi kesehatan?” Tujuan penelitian ini adalah memperoleh indikator kredibilitas influencer. Teori yang digunakan adalah Teori Sosial Kognitif, sedangkan metode penelitiannya adalah systematic review. Temuan studi ini adalah popularitas, kompetensi, perilaku dan kepercayaan merupakan indikator penentu kredibilitas seorang influencer kesehatan. Temuan ini relevan dengan penelitian sebelumnya mengenai kontribusi influencer dalam upaya menekan kasus obesitas pada masyarakat di Kanada.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

WartaISKI

Publisher

Subject

Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

The journal is for publications focusing on social life in which communication occurs through the use of various media. The manuscripts to be published include the results of research, theoretical thinking, and the study of various phenomena of human life in communication. As a scientific ...