Jurnal Kesehatan Reproduksi
Vol 8, No 3 (2021)

Rekanalisasi Tuba Fallopi Paska Sterilisasi dan Luaran Kehamilannya: Case Report

Muhammad Ludfi (Departemen Obgin, FKKMK UGM)



Article Info

Publish Date
27 Apr 2022

Abstract

Latar Belakang: Sekitar 1-3% wanita yang telah melakukan sterilisasi berkeinginan untuk memiliki anak kembali di kemudian hari. Sementara beberapa penelitian menunjukkan bahwa kehamilan tidak terencana yang terjadi setelah prosedur sterilisasi dapat meningkatkan risiko kehamilan ektopik. Rekanalisasi tuba fallopi merupakan suatu alternatif dari fertilisasi in vitro (IVF) untuk pasien yang menginginkan kehamilan setelah sterilisasi dan mungkin lebih sesuai untuk dilakukan di negara berkembang karena efektivitas biayanya.Tujuan: Untuk memberikan informasi mengenai prosedur rekanalisasi tuba fallopi yang dilakukan pada wanita yang sebelumnya menjalani sterilisasi serta luaran kehamilannya.Laporan Kasus: Kami melaporkan dua kehamilan pada wanita yang menjalani rekanalisasi tuba fallopi. Pada kedua wanita tersebut dilakukan pendekatan laparotomi mikro dari reanastomosis tuba setelah mengidentifikasi tuba fallopi yang diikat sebelumnya. Pembedahan mikro dilakukan dengan menjahit mesosalping menggunakan bahan polypropylene no. 6.0. Selanjutnya lapisan otot di ujung kedua tuba diidentifikasi dan dijahit secara sistematis pada jam 6, 12, 3, 9 dan diakhiri dengan penjahitan lapisan serosa menggunakan jahitan satu-satu. Uji patensi kedua tuba dilakukan dengan mengalirkan pewarna metilen biru untuk memastikan tidak ada kebocoran dari jahitan reanastomosis. Evaluasi pencitraan HSG satu bulan paska tindakan didapatkan hasil tuba dalam kondisi baik dan kurang lebih satu tahun setelahnya kedua pasien berhasil hamil dan melahirkan dengan kondisi ibu dan bayi baik.Kesimpulan: Keberhasilan rekanalisasi tuba dan kehamilan setelahnya ditentukan sejak dokter melakukan skrining awal pada kandidat operasi, penjelasan yang tepat mengenai teknik prosedur yang dilakukan dan persiapan pre-operasi yang detail dan baik. Banyak studi menyebutkan rekanalisasi tuba fallopi sebagai pilihan yang patut untuk dikerjakan karena memiliki keunggulan pada kelayakan tindakan dan juga efektivitas biayanya. Beberapa faktor penting yang dapat memengaruhi keberhasilan rekanalisasi adalah usia pasien, interval waktu antara sterilisasi dengan tindakan rekanalisasi, tempat ligasi, metode yang digunakan pada ligasi sebelumnya dan sisa panjang tuba setelah operasi. Kata Kunci: rekanalisasi tuba fallopi paska sterilisasi;luaran kehamilan 

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

jkr

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

urnal Kesehatan Reproduksi is a scientific journal published by Association of Women and Children Reproductive Health Enthusiasts and Experts/Ikatan Pemerhati Anak dan Kesehatan Reproduksi/IPAKESPRO) who works closely with the Department of Obstetrics and Gynaecology, Faculty of Medicine, Public ...